Tag: terapi awal glaukoma

Terapi Glaukoma Dengan Menggunakan Herbal Alami Yang Memiliki Sertifikasi BPOM

Penanganan Kasus Glaukoma

terapi glaukoma secara alami dengan TANOMAXGlaukoma merupakan sebuah penyakit yang menyerang mata. Penyakit mata ini disebabkan saluran cairan bola mata terhambat dan mengakibatkan bola mata membesar dan menekan saraf. Tekanan tersebut membuat aliran darah tidak masuk ke saraf mata dan membuatnya mati. Hal tersebutlah  yang menyebabkan mata kehilangan fungsinya sebagai indera penglihat. Namun anda tidak perlu khawatir, ada beberapa upaya terapi glaukoma melalui obat-obatan, terapi laser, dan operasi dan saat ini juga sudah terakui secara hebal. Perlu digarisbawahi bahwa setelah seseorang terserang glaukoma maka penglihatannya tidak bisa disembuhkan seperti sedia kala. Oleh karenanya mengetahui cara terapi glaukoma agar penglihatan tidak semakin berkurang dan rusak permanen sangat perlu dilakukan.

Terdapat empat macam jenis glaukoma yang didasarkan pada sudut gelap yang terjadi pada mata. Pertama, glaukoma sudut terbuka, biasanya menyerang pada usia 35 tahun ke atas dan tidak ada gejalanya. Hal tersebut malah menyebabkan glaukoma ini menyebabkan kerusakan yang tidak bisa diperbaiki seperti semula. Selanjutnya gejala yang ditimbulkannya adalah penyempitan yang terjadi pada daerah lapang pandang. Sakit kepala, dan sulit sekali beradaptasi dengan kegelapan. Kedua glaukoma sudut tertutup, penyumbatan cairan karena iris mata. Pemicunya adalah obat tetes mata. Ketiga glukoma sekunder, diakibatkan oleh adanya penyakit lain seperti katarak yang meluas, infeksi, peradangan, dan juga penyakit mata. Keempat glukoma kongenital, terjadi sejak lahir.

Gejala dan Faktor Resiko Glaukoma

Gejala yang terjadi terkadang tidak ditampakkan dari penderita glaukoma sampai mencapai fase terakhir. Namun untuk kasus glaukoma akut seperti tekanan bola mata menjadi meninggi sehingga membuat mata sakit. Berdasarkan hal tersebut maka akan lebih baik jika melakukan deteksi dini mengenai glaukoma ke dokter spesialis mata.

Glaukoma bisa terjadi pada siapa saja, baik bayi yang baru lahir sampai lansia. Beberapa faktor risiko penderita glaukoma bisa dilihat dari umur. Semakin umurnya bertambah maka semakin tinggi pula risiko terserang. Selanjutnya, riwayat mengenai anggota keluarga yang pernah mengidap glaukoma. Tidak semua jenis glaukoma akan menurun pada keturunannya. Namun keluarga memang memiliki risiko enam kali lebih besar untuk menjadi pewaris glaukoma. Faktor risiko juga dapat dilihat dari tekanan bola mata. Jika tekanannya melebihi 21 mmHg maka sangat berisiko tinggi mengidap glaukoma. Untuk mengukur tekanan yang terjadi pada bola mata anda bisa pergi ke rumah sakit khusus mata dan dokter spesialis mata.  Selain itu, obat-obatan, konsumsi obat secara rutin yang mengandung steroid seperti obat tetes mata yang tanpa kontrol dari dokter, obat inhaler bagi penderita sesak napas, obat steroid bagi yang memiliki sakit radang sendi. Jika anda salah satu orang yang termasuk mengonsumsi obat steroid maka dianjurkan sekali memeriksakan ke dokter spesialis mata. Ada pula faktor risiko yang dikarenakan luka kecelakaan yang menimpa mata. Maupun pernah memiliki riwayat sakit seperti diabetes, migren, dan hipertensi.

Beberapa Cara Melakukan Terapi Glaukoma

Pada dasarnya glauterapi glaukoma laserkoma merupakan sakit akibat tekanan pada mata yang sangat kuat sehingga perlu penanganan khusus. Penanganan tersebut berupa terapi. Memang tidak dapat sembuh secara sempurna namun bukankah untuk mencegahnya lebih meluas akan lebih baik. Terapi glaukoma ini agar tekanan pada bola mata dapat menurun yaitu dengan menggunakan obat-obatan tetes, obat yang diminum, prosedur operasi atau pembedahan, laser, maupun kombinasi dari berbagai terapi tersebut.

Pada saat akan melakukan terapi glaukoma biasanya pasien akan mendapat saran dari dokter tentang penanganannya, tentunya dokter akan menyesuaikan dengan  kondisi sakit glaukoma pasien dan kondisi lainnya secara umum. Sebab hal tersebut dikarenakan ada beberapa obat-obatan untuk penderita glaukoma yang saat berinteraksi di dalam tubuh dapat membahayakan tubuh, misalnya saja penyakit asma yang alergi terhadap jenis obat yang mengandung sulfa. Kemudian misalnya pasien hamil maka tidak akan mengonsumsi obat-obatan glaukoma karena kandungan dalam obat tersebut dapat disekresi diair susu dan juga menembus plasenta. Biasanya dokter akan menyarankan agar dilakukan pembedahan atau prosedur laser. Oleh karenanya bagi pasien, penting sekali memberitahukan mengenai penyakit yang ia rasakan dan kondisinya secara umum, sehingga dokter dapat mengambil langkah tepat untuk proses selanjutnya. Baru setelah mengetahui kondisi pasien, dokter akan melakukan introakular pada mata

Terdapat empat terapi glaukoma yang dapat mencegah kerusakan mata karena glaukoma lebih lanjut.

Pertama, terapi glaukoma operasiterapi glaukoma dengan menggunakan obat. Tujuannya agar dapat mencegah meningkatnya defek pada lapang pandang atau cup disk. Terapi ini disesuaikan dengan hasil temuan lapang pandang dan diskus optikus serta tipe glaukoma yang diidap pasien. Pasien yang memiliki jenis glaukoma sudut terbuka kronis, kebanyakan memang akan diterapi dengan menggunakan obat-obatan. Pasien ini tidak membutuhkan bedah agar didapatkan aliran aqueus.

Kedua, terapi glaukoma dengan menggunakan laser. Ada tiga pilihan menurut kondisi glaukoma yang sedang diidapnya yaitu iridotomy periferal. Prosedur ini dipilih ketika dokter ingin mencegah glaukoma sudut tertutup pasien maupun setelah serangan akut yang terjadi akibat pengobatan gagal. Terdapat sebuah lubang laser YAG yang berada di-iris untuk mengalirkan aqueous dari posterior ke anterior. Maksudnya lubang kecil tersebut berada di iris tadi merupakan pengupayaan untuk mengeluarkan cairan sehingga dapat mengalir deras. Laser cyclodestruction yaitu laser diode ke corpus siliaris yang biasanya digunakan untuk mengurangi produksi aqueous. Dan yang terakhir adalah trabekuloplasty laser argon, laser yang digunakan untuk membuka trabekular meshwork bertujuan untuk meningkatkan aliran pada aqueous.

Terapi glaukoma ketiga yaitu bedah. Ada lima cara dalam melakukan pembedahan yaitu iridektomi perifer yang biasanya digunakan pada jenisglaukoma sudut tertutup akut (AACG) saat penggunaan laser sudah tidak memungkinkan. Pembedahan Trabekulectomi, standar bedah padaglaukoma digunakan untuk menyaring aqueous dari KOA ke subkonjungtiva, biasanya  digunakan pada jenis glaukoma sudut terbuka.  Pembedahan menggunakan selang drainese, selang yang terbuat dari silon dimasukkan ke KOA dan dihubungkan ke subkunjungtiva agar dapat mengalirkan aqueous. Digunakan jika pembedahan sebelumnya yaitu trabekulectomi gagal. Selanjutnya pembedahan skelerotomi dalam dan viscocanalostomy. 

TANOMAX untuk glaukoma

Terapi glaukoma keempat yaitu bedah. banyak sekali herbal yang menawarkan pilihan pilihan untuk terapi glaukoma. Tapi bagiamana cara memilih hebal alami yang efektif untuk glaukoma Anda juga keluarga Anda. Yang pastinya herbal tersebut harus  mampu melawan, memperbaiki saraf mata dan memperlancar aliran darah ke bola mata, memiliki ijin BPOM (Badan Pengawas Obat Dan Makanan), HALAL, memiliki Uji klinis terhadap manusia dan tidak ketinggalan lagi tentunya telah di akui oleh WHO (World Health Organization). Sebagai contoh herbal yang memiliki semua syarat diatas adalah TANOMAX. TANOMAX adalah herbal alami yang mengandung bahan dasar mengkudu atau dengan nama lain pace beserta campuran lainnya seperti blueberry, daun zaitun dan cherry cornelia. Profesor ternama di Amerika telah menguji coba berbagai penyakit yang umum diderita oleh manusia secara umum, tak terhidarkan lagi termasuk glaukoma, kista, jantung, diabetes dan kanker. Pemesanan TANOMAX dapat di pesan secara online.

Namun dari sekian terapi glaukoma akan lebih baik jika anda mampu mencegah dan lebih peka terhadap apa yang sedang dirasakan mata anda. Sebab glaukoma merupakan salah satu penyakit yang memang parah dan penyembuhannya pun sangat sulit. Pencegahan maupun deteksi dini mengenai glaukoma akan lebih baik untuk menghindarkan anda dari kebutaan. Cara yang paling efektif yaitu buatlah jadwal rutin untuk cek up kesehatan mata, tentunya ke dokter spesialis mata, agar hasilnya juga lebih valid. Jika anda merasa mata anda kabur saat memandang sesuatu, bahkan mulai remang dan menyempit, maka berhati-hatilah kemungkinan itu tanda glaukoma, anda harus segera melakukan tindakan pemerikasaan. Anda juga harus berhati-hati jika anda memiliki riwayat sakit seperti diabetes dan hipertensi serta memiliki keluarga yang memiliki latar belakang pengidap glaukoma. Jika anda telah divonis dokter mengidap glaukoma maka ketika jadwal rutin pemeriksaan maka anda harus melakukan dengan disipilin.